Kimia Medisinal pertemuan2

Metabolisme obat di dalam tubuh 


Tujuan utama proses metabolisme obat ini untuk mengubah obat yang larut lemak menjadi larut air, sehingga nantinya dapat mudah diekskresikan dari tubuh melalui urine.

Proses metabolisme ini dipengaruhi oleh enzim dan terjadi terutama di organ hati, yang selanjutnya dikenal sebagai biotransformasi.

Proses Kinetika obat melalui 4 tahapan yaitu Absorpsi, Distribusi, Metabolisme dan Ekskresi


Link Youtube

https://youtu.be/ZyGG6tOai64

Komentar

  1. Bagaimana proses metabolisme obat pada pasien jantung?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Proses metabolisme obat pada pasien jantung terjadi di hepar. Saya ambil contoh obat jantung yaitu digoxin. digoxin yang termetaboisme hanya sekitar 13%. menghasilkan dihydrodigoxin dan digoxygenin. Metabolisme digoxin terjadi dengan bantuan molekul glukosa,melalui proses hidroksilasi,epimerisasi,serta pembentukan glukuronida dan konjugat sulfat. Metabolisme digoxin tidak melibatkan enzim sitokrom P-450. Digoxin juga tidak menginduksi maupun menginhibisi sistem sitokrom.

      Hapus
  2. mengapa obat hirup dan injeksi lebih muda diserap?

    BalasHapus
    Balasan
    1. obat hirup lebih mudah diserap karena partikel obat yang terhirup akan masuk ke paru-paru dan langsung dibawa ke otak oleh pembuluh darah yang ada disana. Namun kecepatan penyerapan ini juga dipengaruhi oleh faktor seperti ukuran partikel dan juga kondisi individual pasien.
      Sedangkan obat suntik atau injeksi lebih cepat penyerapannya dibandingkan dengan obat yang ditelan (oral).Obat suntik lebih cepat sampai pembuluh darah sehingga cepat didistribusikan keseluruh tubuh. Namun, kecepatan obat suntik dalam memberikan efek berbeda beda tergantung jenis penyuntikannya. Injeksi jenis intravena memberikan efek paling cepat karena langsung disuntikkan ke pembuluh darah, sementara injeksi subkutan (dibawah kulit) dan intramuskular(di jaringan otot) efeknya lebih lambat.

      Hapus
  3. Bagaimana mekanisme ekskresi oleh ginjal melalui urine?

    BalasHapus
    Balasan
    1. mekanisme ekskresi yakni ginjal akan menyaring darah yang masuk ke wilayahnya, kemudian mengalirkannya kembali melalui pembuluh darah ginjal ke organ tubuh lainnya. Nah, zat-zat limbah yang tersaring dalam proses ini kemudian akan dibuang melalui urine yang dikumpulkan di panggul ginjal (renal pelvis). Sebelum akhirnya ureter akan memindahkan urine ke kandung kemih, tempat dimana urine disimpan. Dari sini, urine berjalan dan keluar dari tubuh melalui saluran kemih.

      Sebagai alat ekskresi, ginjal akan menjalankan tiga tahapan dalam proses pembuangan, termasuk penyaringan (filtrasi), penyerapan kembali (reabsorbsi) dan pengumpulan (augmentasi).

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kimia Medisinal 9

Kimia Medisinal 15