Metode Farmakologi 6

 in vitro study of eight Indonesian plants extracts as anti Dengue virus

Demam berdarah muncul dalam dua bentuk, demam berdarah klasik dan bentuk yang parah. Dalam bentuk yang parah, Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) dan Dengue Shock Syndrome (DSS) mungkin ada yang menyebabkan perdarahan perut, perdarahan dan kegagalan sirkulasi. Jika terjadi bentuk yang parah, lalu tidak segera ditangani dengan cepat dan tepat menyebabkan kasus yang fatal.


Ekstrak daun papaya memiliki khasiat yang bermanfaat dalam demam berdarah karena flavonoid dan senyawa fenol lainnya. Ekstrak daun papaya juga kaya akan beberapa mineral yang dapat menyeimbangkan kekurangan mineral yang disebabkan oleh virus dengue dan memperkuat sel-sel kekebalan tubuh untuk melawannya.


Cut Zuhra Fadilah 

F1F120033 




Komentar

  1. Divideo dikatakan bahwa eksrak daun pepaya dapat memperkuat sel-sel kekebalan tubuh untuk melawan virus dengue, bagaimana cara mengetahui dan parameter keberhasilan uji pada eksrak daun pepaya ini?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seperti yang sudah saya sampaikan juga sedikit di video, virus dengue ini menyerang kekebalan tubuh pasien yang terserang virus ini. Cara mengobati nya dengan membuat tubuh terpacu dalam membangkitkan kembali kekebalan tubuh yakni mengonsumsi salah satu nya sesuatu yang mengandung flavonoid, karena senyawa tersebut dapat memancing tubuh dalam pembangkitan kekebalan tubuh. dimana di dalam ekstrak daun carica papaya ini sudah diuji dengan cara penapisa serta uji aktivitasnya bahwa didalmnya terkandung flavonoid tersebut.

      Hapus
  2. Pada uji ketergantungan dosis apa yang dilakukan pada proses pemeliharaan virus ketika akan disuntikkan kedalam sel?

    BalasHapus
    Balasan
    1. pada proses pemeliharaan virus , virus disiapkan dengan MOI dua kali lipat dan dicampur dengan ekstrak yang sudah disiapkan. Kemudian di inkubasi pada 37 derajat Celcius selama 2 jam dan diaduk setiap 30 menit.

      Hapus
  3. Apakah ada ciri khusus untuk sampel agar efektivitas yang diberikan maksimal? Dan bagaimana dengan senyawa flavonoid dari tanaman lainnya. Apakah juga bisa digunakan untuk memperkuat sel sel kekebalan tubuh?

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut apa yg sudah saya peajari dari sumber literatur, tidak ada ciri khusunya. Nah, senyawa flavonoid dari tanaman lainnya juga bisa digunakan untuk memperkuat sel sel kekebalan tubuh karena memang sama sama mengandung flavonoid. Contoh yang dapat bisa diambil adalah seperti Jambu Biji, Serai dan Meniran.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kimia Medisinal 9

Kimia Medisinal 15